
Semarang | Jawapost.Net — Estafet kepemimpinan Korem 071/Wijayakusuma resmi berganti. Brigjen TNI Lukman Hakim, M.Han., menyerahkan tongkat komando kepada Kolonel Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Han., dalam rangkaian Tradisi dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat Kodam IV/Diponegoro di Balai Diponegoro, Semarang, Senin (10/8/2026).
Prosesi pergantian kepemimpinan tersebut dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. Momentum ini menjadi bagian dari dinamika pembinaan organisasi sekaligus upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas dan pengabdian di lingkungan Kodam IV/Diponegoro.
Brigjen TNI Lukman Hakim sebelumnya mengemban amanah sebagai Danrem 071/Wijayakusuma. Setelah menyelesaikan tugasnya, ia dipercaya melanjutkan pengabdian dengan jabatan baru sebagai Kapusdalops TNI.
Sementara itu, Kolonel Inf Sidik Wiyono menerima tongkat komando sebagai Danrem 071/Wijayakusuma. Ia diharapkan mampu meneruskan berbagai program dan capaian yang telah dibangun sekaligus menghadirkan energi baru dalam menjalankan tugas di wilayah Korem 071/Wijayakusuma.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang menerima amanah baru. Apresiasi juga diberikan kepada para pejabat yang telah menyelesaikan masa tugasnya.
Menurut Achiruddin, rotasi dan pergantian jabatan merupakan bagian penting dalam pembinaan organisasi. Selain menjaga kesinambungan, pergantian kepemimpinan juga menjadi ruang bagi satuan untuk terus berkembang melalui gagasan, semangat, dan inovasi para pemimpinnya.
“Setiap jabatan merupakan amanah dan kehormatan yang harus dijawab dengan pengabdian terbaik. Di manapun bertugas, hendaknya senantiasa memberikan kontribusi bagi kemajuan satuan, sekaligus menjaga silaturahmi dan semangat kekeluargaan,” pesan Pangdam.
Ia juga memberikan penekanan mengenai nilai yang semestinya menjadi pegangan setiap pemimpin dalam menjalankan tugas.
“Terimalah amanah dengan kehormatan, laksanakan tugas dengan loyalitas dan integritas, serta tinggalkan satuan dengan prestasi,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa ukuran keberhasilan seorang pemimpin tidak berhenti pada jabatan yang pernah diemban. Lebih dari itu, kepemimpinan tercermin dari kontribusi, keteladanan, integritas, serta jejak positif yang ditinggalkan bagi satuan dan personel yang dipimpinnya.
Bagi Korem 071/Wijayakusuma, pergantian tongkat komando tersebut bukan sekadar pergantian figur. Momentum ini menjadi bagian dari kesinambungan perjalanan pengabdian dalam menjaga soliditas satuan, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
Kini, tongkat komando berada di tangan Kolonel Inf Sidik Wiyono. Amanah tersebut menjadi tanggung jawab baru untuk melanjutkan tugas dan pengabdian Korem 071/Wijayakusuma.
Di sisi lain, Brigjen TNI Lukman Hakim melanjutkan langkah pengabdiannya sebagai Kapusdalops TNI.
Tongkat komando boleh berpindah tangan, tetapi pengabdian tetap berlanjut. Estafet Korem 071/Wijayakusuma terus bergerak dengan semangat yang sama: bekerja dengan integritas, mengabdi dengan ketulusan, dan menghadirkan karya terbaik bagi bangsa dan negara. (Shlh).
