
Banyumas | Jawapost.Net
Reporter : Slamet P.
Dunia kehumasan di Gerakan Pramuka Banyumas semakin berkembang. Kreativitas mengolah informasi, membuat konten, hingga menyampaikan pesan positif kini tidak hanya menjadi ruang bagi kalangan dewasa, tetapi juga menjadi bagian dari pembelajaran anggota Pramuka sejak usia Siaga.
Semangat tersebut terlihat dalam Festival Kehumasan Kendalisada Tahun 2026 yang digelar Bidang Humas dan Informatika (Humastika) bersama Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas, Rabu (9/9/2026).
Festival yang diikuti lintas golongan tersebut mempertemukan anggota Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega hingga Pembina dalam berbagai kompetisi kreatif berbasis komunikasi dan media digital.
Pengumuman nominasi sekaligus pemenang berlangsung di Halaman GOR Satria Purwokerto. Suasana penuh antusiasme terasa ketika para peserta terbaik dari setiap kategori menanti hasil penilaian dengan harap-harap cemas.
Ketua Bidang Humastika Kwarcab Banyumas, Budi Nugroho, mengatakan festival tersebut menjadi wadah bagi anggota Pramuka untuk mengembangkan kemampuan mengolah informasi sekaligus mempromosikan kegiatan kepramukaan melalui beragam platform.
“Beragam materi dilombakan sesuai karakter dan jenjang peserta. Untuk golongan Siaga digelar lomba vlog Siaga, sementara golongan Penggalang mengikuti lomba fotografi. Peserta juga berkompetisi dalam iklan layanan masyarakat, penulisan berita, serta pengelolaan media sosial Instagram,” ujarnya.
Menurut Budi, kehumasan dalam gerakan Pramuka tidak sekadar berkaitan dengan publikasi kegiatan. Lebih dari itu, kemampuan mengemas pesan secara kreatif menjadi keterampilan penting di tengah perubahan pola komunikasi masyarakat.
Ketua Pusat Data dan Informasi Kwarcab Banyumas, Hendriarto Wigunawan, menambahkan, materi yang dilombakan dirancang agar peserta tidak hanya aktif mengikuti kegiatan kepramukaan, tetapi juga mampu mendokumentasikan dan mengomunikasikannya secara menarik.

“Kreativitas peserta menjadi warna tersendiri dalam kegiatan ini. Beragam karya yang dihasilkan menunjukkan bahwa anggota Pramuka Banyumas semakin akrab dengan dunia komunikasi digital dan media sosial,” kata Hendri.
Ia menilai Festival Kehumasan Kendalisada sekaligus menjadi ruang belajar yang mempertemukan berbagai keterampilan, mulai dari komunikasi, jurnalistik, fotografi, produksi video hingga pengelolaan media sosial.
“Melalui Festival Kehumasan Kendalisada, Kwarcab Banyumas menunjukkan bahwa gerakan kepramukaan tidak hanya membentuk karakter dan keterampilan di lapangan, tetapi juga membekali anggotanya dengan kemampuan berkomunikasi di tengah perkembangan era digital. Dari golongan Siaga hingga para Pembina, semua mendapat panggung untuk berkarya dan menyuarakan Pramuka Banyumas melalui kreativitas kehumasan,” lanjutnya.
Ketua Panitia Festival Kehumasan Kendalisada 2026, Oki Nur Aris Irfangi, menyampaikan daftar pemenang dari seluruh kategori yang diperlombakan.
Pada kategori Vlog Siaga, Juara 1 diraih Faradiba Hafizhatul Qurani dari MI Negeri 2 Banyumas, Juara 2 Pradana Fadhil Imanudin dari SD Islam Al Izzah Purwokerto, dan Juara 3 Adheeva Maheswari dari SD Negeri 2 Dukuhwaluh Kembaran.
Untuk Vlog Penggalang, Juara 1 diraih Fathian Rifqi Yudista dari SMP Negeri 2 Pekuncen, Juara 2 Lutfia dari MTs Modern Al Azhary Ajibarang, serta Juara 3 Jasmine Anjali Husna Rihanti dari SMP Negeri 2 Purwokerto.
Sementara Fotografi Penggalang, Juara 1 diraih Azka Hayza dari SMP Purnama Sumpiuh, Juara 2 Geisya Asifa Maulidina dari SMP Negeri 2 Pekuncen, dan Juara 3 Riffat Arkana Dzaki dari SMP Qaryah Thayyibah Purwokerto.
Adapun Fotografi Penegak/Pandega, Juara 1 diraih Adi Setiawan dari SMK Ma’arif NU 1 Cilongok, Juara 2 Fira Agustina dari Kwarran Tambak, dan Juara 3 Hilmastria Muflih Anugrah dari SMA PGRI Gumelar.
Pada kategori Iklan Layanan Masyarakat (ILM) Penggalang, Rhea Azzalea Arifin dari SMP Negeri 2 Purwokerto meraih Juara 1. Juara 2 diraih Nizar Alfariski dari SMP Ma’arif NU 1 Ajibarang, sedangkan Juara 3 diraih Virginia Khoirunnisa dari SMP Negeri 1 Kedungbanteng.

Untuk ILM Penegak/Pandega, Juara 1 diraih Kanna Dinis Nuranisa dari Kwarran Tambak, Juara 2 Rizky Agus Prasetyo dari SMK Ma’arif NU 1 Cilongok, dan Juara 3 Zhafir Nesta Nakua dari Saka Milenial.
Selanjutnya, kategori Penulisan Berita Penegak/Pandega menempatkan Matar Evan Arkananta Falah dari Saka Kencana sebagai Juara 1. Posisi Juara 2 diraih Zivana Haya Ramadhani dari SMA Boarding School Putra Harapan Purwokerto, sedangkan Juara 3 diraih Nafalla Oktavia Asya dari MA Al Hidayah Purwojati.
Untuk Penulisan Berita Pembina/Anggota Dewasa, Juara 1 diraih Tofik Hidayat dari SMP Qaryah Thayyibah Purwokerto, Juara 2 Dian Anggraeni dari MI Negeri 2 Banyumas, dan Juara 3 Apriliana Endah Haryanti dari SD Islam Al Izzah Purwokerto.
Kompetisi juga menyentuh kemampuan mengelola kanal komunikasi digital melalui kategori Pengelolaan Media Sosial Instagram Pangkalan/Saka/Sako. Dwi April Hidayat dari Saka Bhayangkara Ranting Polsek Jatilawang meraih Juara 1, disusul Tofik Hidayat dari SMP Qaryah Thayyibah Purwokerto sebagai Juara 2 dan Akbar Zahir Daffa Lilhaq dari SMP Negeri 2 Purwokerto sebagai Juara 3.
Sementara pada kategori Pengelolaan Media Sosial Instagram Kwartir Ranting, Kwarran Kebasen melalui Atep Ridwan berhasil meraih Juara 1. Juara 2 diraih Maulidal dari Kwarran Tambak dan Juara 3 Endra Windu Putra dari Kwarran Somagede.
Festival tersebut menjadi gambaran bahwa perkembangan teknologi tidak harus menjauhkan generasi muda dari nilai-nilai kepramukaan. Sebaliknya, ruang digital dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan pesan, memperkenalkan aktivitas positif, sekaligus membangun citra Gerakan Pramuka melalui karya yang kreatif dan bertanggung jawab.
Dari kamera, tulisan, video hingga media sosial, para peserta Festival Kehumasan Kendalisada 2026 menunjukkan bahwa Pramuka Banyumas tidak hanya siap berkegiatan di lapangan, tetapi juga mampu bercerita dan menyampaikan nilai-nilai kepramukaan di ruang digital. (**).
