Purbalingga | Jawapost.Net
Reporter : Shlh.

Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin dekat dengan kehidupan pelajar. Agar teknologi tersebut dimanfaatkan secara positif, Polres Purbalingga memberikan edukasi penggunaan AI kepada siswa SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Paham AI, hasil kerja sama Polri dengan Senopati Academy. Sosialisasi diarahkan untuk membekali siswa dengan pemahaman dasar sekaligus kesadaran mengenai etika dan risiko penggunaan AI.

Tim trainer Polres Purbalingga dipimpin Iptu Mulyanto. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa kecanggihan teknologi harus diimbangi dengan kemampuan menggunakannya secara bijak dan bertanggung jawab.

“Melalui sosialisasi Paham AI akan dijelaskan materi mulai dari pengenalan dasar AI, bijak menggunakan AI, cara mencegah dan menangkal hoaks, hingga pembuatan prompt yang benar,” kata Iptu Mulyanto.

Menurutnya, AI dapat menjadi sarana yang membantu proses belajar apabila digunakan secara tepat. Sebaliknya, pemanfaatan teknologi tersebut untuk tindakan negatif dapat menimbulkan persoalan, termasuk konsekuensi hukum.

“Kami harap para siswa tidak menggunakan AI untuk hal negatif. Karena penyalahgunaan AI bisa berdampak hukum hingga sanksi pidana,” pesannya.

Kepala SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga, Nur Fitri Widiyanti, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai pemahaman mengenai AI penting diberikan kepada siswa agar mereka tidak sekadar mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami batasan dan tanggung jawab di balik penggunaannya.

“Kami berharap kerja sama antara pihak sekolah dengan kepolisian, khususnya Polres Purbalingga, terus terjalin baik dalam upaya memberikan sosialisasi dan edukasi terhadap siswa,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, siswa mendapatkan empat materi utama. Pembelajaran dimulai dari Pengenalan Dasar AI, kemudian Etika Penggunaan AI, Lawan Hoaks dengan AI, serta Pembuatan Prompt AI yang Benar.

Baca Juga:  Siswa SMPN 02 Petarukan Harumkan Pemalang di Kejurnas Wushu Unnes Semarang

Untuk mengukur pemahaman peserta, kegiatan diawali dengan pre-test. Setelah seluruh materi disampaikan, siswa kembali mengikuti post-test sebagai evaluasi hasil pembelajaran.

Program tersebut tidak berhenti pada penyampaian materi. Para siswa yang mengikuti rangkaian pembelajaran juga memperoleh Sertifikat Paham AI sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Melalui edukasi ini, Polres Purbalingga berharap generasi muda semakin siap menghadapi perkembangan teknologi dengan kemampuan digital yang tidak hanya cakap, tetapi juga beretika, kritis, dan bertanggung jawab. (**).