
Banyumas | Jawapost.Net
Reporter : Slamet P.
Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti mendorong jajaran Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) memperkuat konsolidasi, komunikasi, dan soliditas kader sebagai modal penting dalam menjaga peran organisasi di tengah masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Lintarti saat menghadiri kegiatan Konsolidasi dan Penguatan Organisasi Muslimat NU serta Pimpinan Muslimat NU se-Jawa Tengah di Gedung Muslimat NU Purwokerto, Senin (14/9/2026). Kegiatan itu turut dihadiri jajaran Pimpinan Pusat Muslimat NU dan Pimpinan Wilayah Muslimat NU Jawa Tengah.
Menurut Lintarti, Muslimat NU memiliki sejarah panjang, struktur organisasi yang luas, serta jaringan kader yang dekat dengan keluarga dan masyarakat. Kekuatan tersebut akan semakin besar apabila dibangun melalui komunikasi yang baik, rasa saling percaya, dan kebersamaan antarkader.
“Kalau kadernya solid, komunikasinya baik dan saling percaya, insyaallah organisasi akan semakin kuat dan mampu menjalankan perannya dengan baik,” ujar Lintarti.
Ia menilai penguatan komunikasi penting untuk menghadapi beragam persoalan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan keluarga, perlindungan perempuan dan anak, ketahanan ekonomi keluarga hingga kehidupan sosial.

“Peran Muslimat NU sangat dibutuhkan karena memiliki jaringan yang sangat dekat dengan keluarga dan masyarakat,” katanya.
Lintarti berharap konsolidasi tidak berhenti sebagai forum silaturahmi, tetapi mampu memperkuat koordinasi di seluruh tingkatan organisasi, mulai dari cabang, anak cabang hingga ranting. Dengan demikian, kader memiliki ruang lebih luas untuk berkontribusi dan menjalankan program organisasi secara berkelanjutan.
Ia juga mengajak seluruh jajaran Muslimat NU menjaga persaudaraan dan kebersamaan sebagai kekuatan dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Mayuh pada brayan bareng mbangun Banyumas,” tutur Lintarti.
Lintarti menegaskan, kedekatan Muslimat NU dengan masyarakat merupakan potensi strategis untuk menjadi mitra pemerintah dalam mendukung program pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Banyumas.
Kolaborasi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat diharapkan mampu membuat pembangunan Banyumas berjalan lebih inklusif serta memberikan manfaat yang semakin luas. (**).
