Karanganyar | Jawapost.Net

Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Daerah Jawa Tengah, Ny. Diana Ribut Hari Wibowo, meresmikan Mushola Pelita Kemala di SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar, Desa Jati, Kecamatan Jaten, Senin (21/9/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat lingkungan pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menanamkan nilai keagamaan dan membentuk karakter siswa agar mampu menghadapi perkembangan zaman.

Ny. Diana Ribut Hari Wibowo meresmikan mushola didampingi Penasihat YKB Daerah Jawa Tengah sekaligus Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo. Prosesi ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita.

Usai peresmian, rombongan meninjau fasilitas mushola, ruang kelas, serta aktivitas pembelajaran di SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti, Ketua Bhayangkari Cabang Karanganyar Ny. Mariana Arman Sahti, Wakil Bupati Karanganyar H. Adhe Eliana, jajaran Pengurus Daerah Bhayangkari Jateng, pejabat Pemkab Karanganyar, dan unsur YKB.

Kepala SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar, Muhammad Ali Wardoyo, mengatakan keberadaan mushola diharapkan memperkuat pembinaan karakter siswa sekaligus mendukung proses pendidikan secara menyeluruh.

“Sekolah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan telah meraih sejumlah prestasi di tingkat kabupaten maupun Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.

Selain akademik dan keagamaan, sekolah juga mengembangkan keterampilan teknologi melalui kelas robotik yang membekali siswa dengan kemampuan coding dan kompetensi teknologi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Yuliyanto menegaskan pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi yang berkarakter, kompeten, disiplin, dan adaptif.

“Penguatan pendidikan tidak cukup hanya melalui aspek akademik. Nilai keagamaan, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan penguasaan teknologi juga perlu berjalan beriringan,” katanya.

Ia berharap Mushola Pelita Kemala dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana ibadah sekaligus ruang pembinaan keagamaan dan karakter siswa. Dengan demikian, lingkungan sekolah diharapkan mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak, berprestasi, serta memiliki keterampilan yang relevan dengan tantangan masa depan.

Baca Juga:  Dari Pengabdian ke Penghargaan, Polresta Cilacap Naikkan Pangkat Personel Terpilih

Reporter : Nanda.

Editor : Salim.