Banyumas | Jawapost.net

Semangat dan optimisme mengiringi langkah Kontingen Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi Daerah (LPPD) Kabupaten Banyumas yang resmi diberangkatkan untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) XIV Tingkat Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di halaman Pendopo Si Panji Purwokerto, Rabu (17/6/2026). Sebanyak 22 anggota kontingen dilepas secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Banyumas, Arif Triyanto, yang hadir mewakili Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.

Keikutsertaan kontingen Banyumas pada ajang nasional tersebut bukan tanpa alasan. Mereka tampil sebagai wakil Jawa Tengah setelah sukses meraih prestasi sebagai juara pada PESPARAWI Jawa Tengah yang digelar di Wonogiri pada tahun 2024.

Ketua Umum LPPD Kabupaten Banyumas sekaligus pimpinan kontingen, Pendeta Dr. Febe Rustini, M.Pd.K, menjelaskan bahwa PESPARAWI Nasional merupakan momentum penting bagi insan musik gerejawi untuk memuliakan Tuhan melalui puji-pujian sekaligus menjadi sarana pembinaan dan apresiasi tertinggi di bidang pelayanan musik gereja.

“Kontingen LPPD Kabupaten Banyumas akan mengikuti dua kategori lomba, yakni Vocal Grup dan Musik Pop Gereja. Kami berangkat ke Manokwari dengan penuh semangat karena membawa amanah sebagai wakil Jawa Tengah setelah meraih prestasi terbaik di tingkat provinsi,” ujar Pdt. Febe.

Ia menambahkan, seluruh anggota kontingen telah menjalani berbagai persiapan secara intensif demi memberikan penampilan terbaik pada ajang yang akan berlangsung pada 18 hingga 28 Juni 2026 tersebut.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Banyumas yang dibacakan Arif Triyanto, pemerintah daerah memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi, disiplin, dan kerja keras seluruh anggota kontingen selama menjalani proses latihan dan persiapan menuju kompetisi nasional.

Menurut Bupati, keberangkatan ke PESPARAWI Nasional bukan sekadar mengikuti perlombaan, melainkan membawa nama baik Kabupaten Banyumas di hadapan peserta dari seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Banprov Rp 100 Juta Digunakan untuk Bangun Drainase di Desa Karangnangka Cilacap

“Saudara-saudara tidak hanya mewakili kelompok atau komunitas, tetapi juga membawa identitas dan kebanggaan masyarakat Banyumas. Tunjukkan kualitas, integritas, serta keramahan khas Banyumas saat berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah,” pesan Bupati.

Lebih jauh, Bupati menekankan bahwa ajang PESPARAWI bukan hanya tentang meraih gelar juara, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan, membangun karakter, serta menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan di tengah keberagaman bangsa.

Ia pun mengingatkan agar para peserta tidak terbebani oleh target yang berlebihan. Yang terpenting adalah tampil maksimal dengan penuh keyakinan, rasa syukur, dan semangat untuk memberikan yang terbaik.

“Prestasi tentu menjadi harapan bersama, namun yang lebih penting adalah perjuangan, proses belajar, dan kemampuan menampilkan seluruh potensi yang dimiliki demi mengharumkan nama Banyumas,” tegasnya.

Dengan dukungan doa dari masyarakat dan berbagai pihak, Kontingen LPPD Kabupaten Banyumas diharapkan mampu menorehkan prestasi membanggakan sekaligus menjadi duta yang memperlihatkan semangat persatuan, toleransi, dan kualitas seni musik gerejawi dari Jawa Tengah di panggung nasional.

Pewarta : Shlh