Bogor | Jawapost.Net

Komitmen Polri dalam mencetak sumber daya manusia unggul terus diwujudkan melalui pengembangan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB). Sekolah berasrama berstandar internasional yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. itu kini resmi mulai dihuni 297 siswa dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi pemimpin menuju Indonesia Emas 2045.

Sebanyak 297 peserta didik terdiri dari 117 siswa Angkatan I dan 180 siswa Angkatan II telah menempati asrama serta mengikuti kegiatan belajar di lingkungan kampus SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Seluruh siswa merupakan hasil seleksi nasional yang dirancang untuk menjaring talenta terbaik dari berbagai provinsi.

Pada Selasa (21/7/2026), Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. meninjau langsung kesiapan kampus sekaligus memimpin pengukuhan Pengurus Harian Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara (LP-KTB).

Dalam kunjungannya, Wakapolri memastikan seluruh proses pendidikan berjalan sesuai standar. Peninjauan meliputi pelaksanaan pre-test Matematika dan Bahasa Inggris, pembinaan karakter, latihan drumband, hingga kesiapan fasilitas belajar serta kehidupan berasrama yang akan menjadi lingkungan pembentukan karakter para siswa.

SMA Kemala Taruna Bhayangkara dirancang sebagai sekolah unggulan dengan konsep pendidikan abad ke-21. Kampus ini dilengkapi 24 ruang kelas modern yang tersebar di tiga lantai, enam laboratorium sains, perpustakaan modern, theater building, gymnasium, kolam renang, lapangan sepak bola berstandar internasional, dining hall, asrama putra dan putri, ruang kesehatan, ruang kegiatan siswa, hingga rumah ibadah bagi seluruh agama.

Seluruh fasilitas tersebut disiapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, sekaligus mendukung pengembangan akademik, kepemimpinan, karakter, dan bakat peserta didik.

Baca Juga:  Polres Purbalingga Santuni Santri Ponpes Daruttaqwa dengan Takjil dan Menu Buka

Keunggulan sekolah ini semakin diperkuat setelah memperoleh sertifikat International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) dari International Baccalaureate Organization (IBO). Dengan status tersebut, SMA Kemala Taruna Bhayangkara menerapkan kurikulum International Baccalaureate yang dipadukan dengan Kurikulum Nasional.

Melalui perpaduan kurikulum tersebut, para siswa dibekali kemampuan berpikir kritis, riset, komunikasi, kolaborasi, kepemimpinan, penguasaan sains dan teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), coding, literasi digital, hingga wawasan global.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa pembangunan sekolah unggulan merupakan investasi strategis bagi masa depan bangsa.

“Membangun sumber daya manusia adalah investasi paling strategis bagi masa depan Indonesia. Melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Polri ingin menghadirkan ekosistem pendidikan yang melahirkan generasi unggul, berkarakter, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta siap menjadi pemimpin yang mampu membawa Indonesia bersaing di tingkat global,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Ia menambahkan, kehadiran SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan institusi Polri, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan nasional.

“Kami ingin sekolah ini menjadi rumah lahirnya calon-calon pemimpin bangsa yang memiliki integritas, semangat pengabdian, wawasan global, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan. Inilah kontribusi Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo melalui pembangunan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Selain memastikan kesiapan proses pembelajaran, pengukuhan Pengurus Harian LP-KTB juga menjadi langkah memperkuat tata kelola lembaga agar mampu berkembang secara profesional, adaptif, dan berkelanjutan.

Dengan dukungan kurikulum internasional, fasilitas modern, serta sistem pendidikan berasrama yang terintegrasi, SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan menjadi salah satu sekolah unggulan Indonesia yang mampu melahirkan generasi pemimpin masa depan berintegritas, berdaya saing global, dan siap menjawab tantangan zaman. (Shlh).