
Jawapost.net | Pemalang ~ Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0711/Pemalang sasar pembangunan fisik, dan nonfisik.
Salah satunya kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah dan penanggulangan bencana yang digelar di Balai Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, pada Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun desa dari sisi nonfisik melalui edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat.
Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek, mulai dari mitigasi bencana, pengelolaan lingkungan, hingga peluang pengabdian melalui TNI.
Perwakilan BPBD Pemalang, Darwanto, Amd, dalam pemaparannya mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam.
Ia juga menekankan perlunya pemahaman masyarakat terkait langkah-langkah mitigasi guna mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan.
Sementara itu, Agus Aribowo dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemalang menyampaikan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga secara bijak.
Ia mengajak masyarakat untuk mulai memilah dan mengolah sampah sebagai langkah menjaga kebersihan lingkungan serta kesehatan bersama.
Selain itu, Danramil Petarukan Kapten Arh Teguh W turut memberikan sosialisasi terkait penerimaan prajurit TNI.
Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan persyaratan, tahapan seleksi, serta peluang karier di lingkungan TNI, sekaligus mendorong generasi muda untuk berpartisipasi dalam pengabdian kepada negara.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Desa Klareyan Wiharnyo, ST, Babinsa Klareyan Pelda Eko W, serta perwakilan organisasi masyarakat dan warga setempat yang mengikuti jalannya kegiatan dengan antusias.
Melalui program nonfisik TMMD ini, diharapkan masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan pengetahuan dan kesadaran dalam menjaga lingkungan serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. (Shlh).
