Banyumas | Jawapost.Net

Upaya meningkatkan kualitas sumber daya pembina terus dilakukan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Ilmiah bagi Pembina Pramuka yang menjadi ruang penguatan kompetensi literasi sekaligus mendorong lahirnya karya tulis ilmiah dari para pembina.

Kegiatan yang diselenggarakan Bidang Humas dan Informatika Kwarcab Banyumas tersebut berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026, di Aula Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas. Acara dibuka oleh Kepala Perpustakaan “Kalpavriksha Pustaka” Kwarcab Banyumas, Fuad Zen Arifin.

Dalam sambutan Ketua Kwarcab Banyumas Agus Nur Hadie yang dibacakan oleh Fuad Zen Arifin, disampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk membangun budaya literasi di lingkungan Gerakan Pramuka sekaligus meningkatkan kemampuan pembina dalam menuangkan pengalaman, gagasan, dan inovasi pembinaan ke dalam karya ilmiah.

“Pembina tidak hanya dituntut mampu mendampingi peserta didik di gugus depan, tetapi juga diharapkan menjadi insan pembelajar yang mampu mendokumentasikan berbagai praktik baik dalam bentuk tulisan. Melalui bimtek ini, kami ingin mendorong lahirnya pembina-pembina Pramuka yang produktif berkarya melalui tulisan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengalaman yang diperoleh para pembina selama menjalankan tugas pembinaan akan menjadi referensi yang bernilai apabila terdokumentasi secara ilmiah dan dapat dibagikan kepada pembina lainnya.

Selain memperkuat kemampuan literasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan, penelitian sederhana, serta inovasi pendidikan kepramukaan yang dapat diterapkan di gugus depan. Budaya menulis juga dinilai menjadi bagian penting dalam membangun semangat belajar sepanjang hayat di kalangan anggota dewasa Gerakan Pramuka.

Sementara itu, Ketua Panitia Bimtek Nurrina Dyah Puspita menjelaskan bahwa kegiatan diikuti oleh 30 pembina Pramuka yang berasal dari berbagai Kwartir Ranting di Kabupaten Banyumas serta perwakilan Racana UIN Saezu Purwokerto.

Baca Juga:  Pemkab Bogor Turun Tangan, Usai Viral Kisah Dua Pelajar Bergantian Seragam dan Sepatu

Selama pelatihan, para peserta memperoleh materi mengenai teknik penulisan ilmiah, penyusunan artikel, metodologi penelitian sederhana, etika penulisan, hingga strategi publikasi karya ilmiah yang relevan dengan dunia pendidikan kepramukaan.

“Kami berharap melalui bimtek ini akan lahir semakin banyak karya tulis dari para pembina sebagai kontribusi nyata bagi pengembangan Gerakan Pramuka. Kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman sekaligus memperkuat profesionalisme pembina dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, kreatif, dan berdaya saing,” tutur Nurrina.

Untuk memperkaya wawasan peserta, panitia menghadirkan Lulu Indah Nurani, Pembina Pramuka Berprestasi Tingkat Nasional, sebagai narasumber utama yang membagikan pengalaman serta kiat menyusun karya tulis ilmiah yang berkualitas.

Pewarta: (Shlh)