Banyumas | Jawapost.Net
Reporter : Shlh.

Pemerintah Desa Ketanda, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, resmi memiliki lima perangkat desa baru setelah prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar Kamis (10/9/2026). Camat Sumpiuh Pujarseno menegaskan, jabatan tersebut bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang menuntut integritas, kedisiplinan, serta keberpihakan pada pelayanan masyarakat.

Pelantikan berlangsung di halaman Pemerintah Desa Ketanda dan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, Pemerintah Desa Ketanda, BPD, RT/RW, TP PKK, lembaga desa, tokoh masyarakat, Karang Taruna hingga Linmas.

Kelima perangkat desa yang dilantik yakni Fahmi Bahtiar sebagai Kepala Dusun I, Endang Soraya sebagai Kepala Seksi Pelayanan, Choirul Badriyah sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan, Resti Pangestika sebagai Kepala Urusan Keuangan, dan Anis Susanti sebagai Kepala Seksi Perencanaan.

Pelantikan tersebut menjadi tahap akhir dari rangkaian penjaringan dan penyaringan perangkat desa yang berlangsung sekitar empat bulan.

Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D) Ketanda, Nasirin, mengungkapkan rasa syukur atas selesainya seluruh tahapan hingga pelantikan.

Menurutnya, proses tersebut dapat berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Desa Ketanda dan seluruh unsur yang terlibat.

“Alhamdulillah, seluruh proses dapat berjalan dengan lancar dan hari ini kita dapat menghantarkan lima perangkat desa sampai pada tahap pelantikan,” ujar Nasirin.

Ia mengakui masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan tugas kepanitiaan. Namun, hal tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan proses serupa pada masa mendatang.

Nasirin berharap lima perangkat yang baru dilantik mampu menjaga kepercayaan yang diberikan dengan bekerja jujur, bertanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga Desa Ketanda.

Kepala Desa Ketanda Sutarno mengatakan, proses penjaringan dan penyaringan telah dilakukan melalui tahapan yang cukup panjang. Selama kurang lebih empat bulan, panitia bersama pemerintah desa berupaya memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga:  Jaga Kerahasiaan Data Warga, Imigrasi Cilacap Musnahkan 6.212 Berkas Paspor Lama

“Kami berkomitmen bersama panitia agar proses penjaringan ini dilaksanakan dengan baik. Insyaallah, dari proses yang telah dilalui sampai dengan pelantikan hari ini, perangkat yang terpilih merupakan perangkat terbaik,” kata Sutarno.

Sementara itu, Camat Sumpiuh Pujarseno memberikan apresiasi kepada panitia P3D yang telah mengawal seluruh rangkaian proses hingga selesai.

Menurutnya, durasi pelaksanaan selama beberapa bulan menunjukkan bahwa penjaringan perangkat desa membutuhkan ketelitian, tanggung jawab dan komitmen agar setiap tahapan dapat dipertanggungjawabkan.

“Waktu beberapa bulan merupakan waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan dan melaksanakan seluruh proses penjaringan sampai dengan hari ini. Saya mengapresiasi kerja panitia yang telah mengawal proses ini,” ungkap Pujarseno.

Di hadapan lima perangkat desa yang baru dilantik, Pujarseno mengingatkan agar sumpah dan janji jabatan tidak berhenti sebagai seremoni. Amanah tersebut harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan dan keputusan saat menjalankan tugas.

“Saudara sudah mengucapkan sumpah dan janji. Itu merupakan pertanggungjawaban kepada Allah SWT. Karena itu, laksanakan tugas dengan jujur, amanah, disiplin dan sesuai aturan,” tegasnya.

Pujarseno juga menyoroti perubahan pola kerja pemerintahan desa yang semakin bergantung pada teknologi. Berbagai pelayanan dan administrasi pemerintahan kini dilakukan melalui sistem aplikasi sehingga perangkat desa dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan digital.

“Sekarang hampir semuanya serba aplikasi. Saya berharap perangkat yang baru dapat terus belajar sehingga tidak tertinggal dengan desa-desa lainnya. Berbagai usulan dan pelayanan masyarakat juga semakin banyak dilakukan melalui aplikasi,” jelasnya.

Selain kemampuan teknis, komunikasi menjadi hal penting yang ditekankan camat. Perangkat desa diminta segera memahami tugas dan fungsi masing-masing sekaligus membangun hubungan kerja yang solid dengan kepala desa, sesama perangkat serta masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Sadewo Buka SARAHSIMAS, Warga Banyumas Nikmati Sembako Gratis untuk Kendalikan Inflasi

Pujarseno mengingatkan, kehadiran perangkat desa harus benar-benar dirasakan warga, terutama ketika masyarakat membutuhkan pelayanan pemerintahan.

“Jangan sampai ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kemudian tidak mendapatkan pelayanan dengan baik. Semua perangkat harus hadir untuk masyarakat dan menjalankan tugas sesuai aturan,” pesannya.

Prosesi pelantikan berlangsung tertib, aman dan lancar. Dengan bertambahnya lima perangkat baru, Pemerintah Desa Ketanda diharapkan semakin solid dalam menjalankan roda pemerintahan, memperkuat pelayanan publik, serta mendorong pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (**).