Jawapost.net | Banyumas

Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas resmi mematangkan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online Tahun Ajaran 2026 melalui sosialisasi lintas sektoral yang melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Banyumas, Rabu (3/6/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi layanan pendidikan berbasis digital yang lebih cepat, transparan, dan efisien. Tahun ini, sejumlah perubahan signifikan diterapkan untuk memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan kualitas proses seleksi bagi calon peserta didik tingkat SD dan SMP.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Sugiri, menjelaskan bahwa mekanisme SPMB 2026 mengalami penyempurnaan dibanding tahun sebelumnya. Salah satu perubahan utama adalah proses pembuatan akun dan pendaftaran sekolah yang kini dilakukan secara terpisah.

Selain itu, sistem seleksi juga mulai mengakomodasi nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat nasional maupun daerah. Dinas Pendidikan juga memberikan ruang apresiasi bagi peserta didik yang memiliki prestasi keagamaan, termasuk penghafal Al-Qur’an maupun kitab suci dan ritus keagamaan lainnya.

Tak hanya itu, jalur domisili kini dibagi menjadi empat kategori berdasarkan tingkat kedekatan jarak tempat tinggal dengan sekolah tujuan, yakni Domisili 1, Domisili 2, Domisili 3, dan Domisili 4.

“Seluruh proses administrasi dilakukan secara digital. Calon murid tidak perlu lagi membawa berkas fisik karena semua dokumen diunggah dalam bentuk file digital berformat JPEG,” jelas Sugiri.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, proses pembuatan akun dan verifikasi berkas akan berlangsung pada 8 hingga 12 Juni 2026. Sementara pendaftaran sekolah dibuka mulai 22 hingga 24 Juni 2026 dan hasil seleksi diumumkan pada 26 Juni 2026 pukul 09.00 WIB.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pendidikan yang inklusif, Dinas Pendidikan Banyumas juga telah melakukan screening serta latihan khusus bagi peserta didik penyandang disabilitas sejak Mei lalu. Upaya ini dilakukan agar seluruh calon siswa memiliki kesempatan yang sama dalam mengikuti proses seleksi.

Baca Juga:  Seru dan Penuh Strategi, LCTP Pramuka Baturraden Adu Cepat Pengetahuan Siaga dan Penggalang

Di sisi lain, Dinas Kominfo Banyumas menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran sistem digital SPMB 2026. Evaluasi dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya menjadi dasar penguatan infrastruktur teknologi informasi agar proses pendaftaran berjalan lebih stabil.

Kepala Dinas Kominfo Banyumas, Budi Nugroho, mengungkapkan pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mencegah gangguan teknis, termasuk masalah server yang sempat menjadi keluhan wali murid pada tahun lalu.

“Kami telah mengoptimalkan kapasitas RAM server dan bekerja sama dengan vendor aplikasi yang memiliki kualitas lebih baik agar layanan dapat berjalan lancar dan responsif,” ujar Budi.

Selain penguatan sistem teknologi, Dinas Pendidikan juga berkoordinasi dengan Disdukcapil terkait validasi data kependudukan serta menggandeng PLN guna memastikan pasokan listrik tetap stabil selama proses pendaftaran berlangsung.

Untuk daya tampung, jenjang Sekolah Dasar ditetapkan maksimal 28 siswa per kelas. Sedangkan jenjang Sekolah Menengah Pertama maksimal 32 siswa per kelas. Secara keseluruhan, terdapat 73 SMP yang menjadi sasaran pelaksanaan SPMB dengan total kapasitas mencapai 15.552 peserta didik.

Sugiri menambahkan, apabila hingga batas akhir pendaftaran masih terdapat kuota sekolah yang belum terpenuhi, maka masa pendaftaran dapat diperpanjang dan mekanisme seleksi akan dilanjutkan melalui jalur uji tes.

Menutup kegiatan sosialisasi, Dinas Pendidikan Banyumas menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers, baik media online maupun media cetak, yang selama ini berperan aktif menyebarluaskan informasi pendidikan kepada masyarakat.

Transformasi digital yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui SPMB 2026 diharapkan mampu menghadirkan layanan pendidikan yang semakin transparan, akuntabel, dan mudah diakses seluruh lapisan masyarakat.

Dengan dukungan teknologi yang lebih matang, proses penerimaan murid baru tahun ini diharapkan berjalan lancar serta memberikan kesempatan yang adil bagi setiap anak untuk memperoleh pendidikan terbaik.

Baca Juga:  MAN 1 Banyumas Leader Madrasah Cantik Tanpa Lipstick

Pewarta : (Shlh)