Pemalang | Jawapost.Net

Pemerintah Kabupaten Pemalang mulai membangun pola komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat melalui forum santai bertajuk “Jagongan (Jalin Gotong Royong Ngolah Aspirasi Nyata) Bareng Bangun Pemalang”.

Kegiatan yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Pemalang, Minggu (10/5/2026), itu menjadi ruang dialog langsung antara warga dan pemerintah tanpa batas protokoler yang selama ini sering membuat aspirasi terasa berjarak.

Forum tersebut menjadi salah satu langkah baru Pemkab Pemalang dalam menjaring masukan masyarakat dari 223 desa dan kelurahan yang tersebar di 14 kecamatan.

Mengusung tema “Menyongsong Tahun Pariwisata 2027”, kegiatan itu diarahkan sebagai langkah awal memperkuat pembangunan sektor pariwisata berkelanjutan serta pengembangan ekonomi syariah di Kabupaten Pemalang.

Bupati Pemalang menegaskan, kegiatan “Jagongan Bareng” diharapkan menjadi ruang komunikasi terbuka yang mampu mempertemukan pemerintah dengan masyarakat secara lebih cair dan produktif.

“Melalui kegiatan ini kita bisa menyampaikan segala sesuatu tanpa sekat dan tanpa batas. Semua aspirasi masyarakat dapat disampaikan langsung, kemudian dicatat untuk segera ditindaklanjuti demi bersama-sama membangun Pemalang ke depan,” ujar Anom.

Menurutnya, forum tersebut bisa menjadi semacam musrenbang informal yang dikemas lebih santai, namun tetap menghasilkan gagasan dan solusi konkret bagi pembangunan daerah.

Suasana akrab tampak terasa sejak awal kegiatan. Sebelum forum diskusi dimulai, masyarakat bersama jajaran pemerintah daerah mengikuti senam bersama yang menjadi simbol kedekatan sekaligus ajakan menerapkan pola hidup sehat.

Anom berharap kegiatan seperti itu dapat terus menjadi ruang kebahagiaan bersama sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Pemalang.

Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak berhenti pada tahap mendengar aspirasi saja, tetapi segera menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan masyarakat.

Baca Juga:  Penggali Kubur hingga Supeltas Terima Bantuan Beras dari Gubernur Jateng Jelang Lebaran

“Aspirasi masyarakat yang masuk harus segera ditindaklanjuti dan diselaraskan dengan program-program yang bisa direalisasikan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang selaku ketua penyelenggara menjelaskan, kegiatan “Jagongan” sengaja dirancang sebagai wadah aspirasi masyarakat dalam suasana yang lebih santai, terbuka, dan komunikatif.

Menurut Fera, mekanisme musyawarah perencanaan pembangunan atau musrenbang yang selama ini dilakukan secara berjenjang dari tingkat desa hingga kabupaten terkadang belum mampu menampung seluruh aspirasi warga secara maksimal.

Karena itu, “Jagongan Bareng” dihadirkan sebagai ruang tambahan agar masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan maupun ide pembangunan secara langsung kepada pemerintah daerah.

Fera menambahkan, tema “Menyongsong Tahun Pariwisata 2027” dipilih karena arah pembangunan Kabupaten Pemalang pada tahun mendatang akan difokuskan pada penguatan sektor pariwisata, industri pertanian, serta peningkatan kapasitas UMKM masyarakat.

Ia menyebut Disparbud mendapat amanah langsung dari Bupati Pemalang untuk menginisiasi kegiatan tersebut sebagai momentum membangun Pemalang secara kolaboratif bersama masyarakat.

(Shlh)