
Purbalingga | Jawapost.Net
Suasana tenang di Desa Karangduren, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, mendadak berubah haru setelah seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya sendiri, Kamis (21/5/2026) sore. Korban ditemukan pertama kali oleh anak kandungnya dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Perempuan berinisial SS (61) itu diduga meninggal akibat penyakit yang selama ini dideritanya. Namun sebelum ditemukan, keluarga sempat diliputi kepanikan karena rumah korban dalam keadaan terkunci rapat dan tidak ada jawaban dari dalam rumah.
Kapolsek Bobotsari AKP Sarno Ujianto menjelaskan, kejadian bermula saat anak korban datang untuk menjenguk ibunya. Saat tiba di rumah, gerbang tertutup, pintu rumah terkunci, sementara lampu masih menyala.
Curiga terjadi sesuatu, anak korban berulang kali memanggil sang ibu, namun tidak mendapat respons sedikit pun. Warga sekitar kemudian turut membantu membuka akses masuk melalui pintu belakang menggunakan linggis.
“Setelah pintu belakang berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi duduk sambil memegang kantong plastik. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah kaku,” ungkap AKP Sarno.
Penemuan itu langsung dilaporkan ke Polsek Bobotsari. Polisi bersama tim medis dari Puskesmas Bobotsari segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan jenazah.
Dari hasil pemeriksaan medis, korban diperkirakan telah meninggal kurang dari 24 jam sebelum ditemukan. Petugas juga memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban diduga meninggal karena sakit. Tidak ditemukan unsur kekerasan maupun tindak pidana,” tegas Kapolsek.
Keluarga menyebut korban memang memiliki riwayat hipertensi dan penyakit jantung yang sudah lama diderita. Selama ini korban tinggal bersama suaminya yang sedang mengalami stroke, sedangkan anaknya menetap di Kecamatan Kemangkon.
Usai pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar yang mengenal korban sebagai sosok sederhana dan tertutup.
Pewarta : (Shlh).
